Selaput Dara Pecah, Keperawanan Hilang?

Artikel
   2016-02-05

Kususpria.com - Kebanyakan orang menilai bahwa selaput dara merupakan tanda dari kategori keprawanan wanita. Jika salaput dara wanita belum pecah atau robek, maka wanita tersebut termasuk wanita yang masih prawan, tapi jika selaput dara sudah pecah, maka wanita yang seperti ini di kategorikan wanita yang tidak prawan lagi, itulah anggapan masyarakat pada umumnya. Tapi, apakah benar selaput dara pecah dan menjadikan keprawanan hilang?


Sebelum itu dijelaskan alangkah lebih dahulu jika kita memahami tentang selaput dara yang dimiliki oleh wanita. Selaput dara adalah lapisan kulit yang sangat tipis sekali yang berada di Miss V wanita.  Lapisan ini dapat menutupi sebagian atau seluruh mulut Miss V. Selaput dara merupakan bagian dari organ genital luar yang memiliki struktur serupa dengan Miss V.


Selaput dara mempunyai bentuk yang berbeda-beda, tergantung dari kadar dan aktifitas hormon dari masing-masing wanita. Bentuk selaput dara pada wanita praremaja/ memasuki usia remaja biasanya berbentuk bulan sabit, dan ini adalah bentuk yang paling umum terlihat di usia tersebut. Setelah masa praremaja, dan mulai memasuki ke masa pubertas, biasanya selaput dara menjadi lebih tebal. Ini tentunya di pengaruhi oleh perubahan kadar estrogen dan juga aktifitas tertentu yang lakukan oleh wanita itu sendiri.

Beberapa Penyebab yang Menjadikan Selaput Dara Pecah

Kabanyakan orang meganggap bahwa pecahnya selaput dara menjadikan hilangnya keprawanan  wanita. ini memang merupakan sesuatu yang banyak di ungkapkan oleh masyarat secara menyeluruh. Padahal jika di teliti secara mendalam, robeknya selaput dara tidak hanya dengan melakukan hubungan seksual saja. Tetapi ada beberapa kejadian atau penyebab yang menjadikan selaput dara wanita menjadi pecah. Beberapa penyebab itu diantaranya adalah :


Berhubungan Seksual

Berhubungan seksual merupakan suatu hal paling dominan yang dapat menjadikan selaput dara wanita pecah. Hal ini terjadi karena posisi selaput dara yang menutupi sebagian lubang Miss V telah robek akibat penetrasi seksual. Simulasinya, saat penetrasi dilakukan tetunya Mr P akan masuk dan menusuk jauh kedalam lubang Miss V, sehingga selaput dara (kulit tipis yang rapuh dengan panjang sckitar 1 inchi) yang menutup sebagian lubang Miss V akan rusak dan pecah. Kejadian inilah yang biasa orang menyebutnya dengan keadaan yang sudah tidak perawan lagi.


Berkuda dan Bersepeda

Terdapat beberapa penelitian yang mengungkapkan bahwa  melakukan aktifitas seperti bersepeda dan berkuda merupakan aktivitas yang memicu terjadinya pecah pada selaput dara. wanita yang gemar melakukan aktivitas bersepeda dan berkuda akan banyak menggerakkan kakinya. Dengan menggerakkan kakinya, maka selaput dara yang dimiliki wanita tersebut menjadi rentan robek.


Aktifitas Secara Berlebih

Hal yang menjadi penyebab pecahnya selaput dara selanjutnya adalah aktifitas yang dilakukan terlalu berebih. Degan aktifitas yang terlalu berlebih membuat selaput dara akan menjadi meregang, dan jika peregangan ini melampaui batas maksimalnya, tentu saja selaput dara akan terjadi robek  karenya. Biasanya wanita yang mengalami hal demikian adalah wanita yang gemar dengan olahraga, seperti senam, tenis, seni beladiri, atrakasi dan lain-lain.

Olahraga memang sangat baik bagi kesehatan, tapi jika dilakukan secara berlebihan maka hasilnya menjadi tidak baik, tentunya malah memperburuk diri dengan keadaan selaput dara yang pecahnya.


Salah Pakai Pembalut

Saat menstruasi berlangsung, hal yang paling di cari oleh wanita adalah sebuah pembalut. Dengan pembulut wanita merasa aman dan nyaman, karena darah yang keluar dari Miss V saat terjadi mestruasi dapat diserapnya. Tapi harus di ingat, wanita harus berhati-hatil saat menaruh pembalutnya. Karena hal ini dapat merusak dan merobek selaput dara yang ada di mulut Miss V. dengan terjadinya selaput dara yang robek tersebut, tentunya keprawanan wanita akan di anggap hilang oleh masyarakat pada umumnya.


Mengalami Kecelakaan

Sebuah penelitian menyebutkan bahwa robeknya selaput dara bisa terjadi karena faktor kecelakaan atau cidera, dengan kecelakaan akhirnya dapat membuat daerah kewanitaan/ Miss V terluka dan mengalami pendarahan. Sehingga selaput dara menjadi robek dan pecah.


Memasukkan Sesuatu ke Miss V

Dengan memasukkan sesuatu ke Miss V akan menjadikan selaput dara pecah, misalnya saat menjalani pemeriksaan dengan memasukkan alat medis tertentu ke dalam organ intim, maka ini merupakan penyebab utama robeknya selaput dara bagi wanita. Walaupun alat medis tersebut sangat kecil sekali, tapi saat alat tersebut dimasukkan ke dalam Miss V dan mengenai selaput dara, maka hal ini tentunya akan memicu robeknya selaput dara. Selain alat medis, beberapa benda ataupun sejenisnya yang dengan sengaja di masukkan ke dalam Miss V maka akan membuat selaput dara pecah.


Itulah beberapa penyebab selaput dara bisa pecah atau robek. Setelah mengetahu ini, janganlah Anda beraggapan kalau selaput dara wanita bisa robek hanya disebabkan hubungan seksual saja. Ingat, dari aktifitas-aktfitas tersebut juga merupakan penyebab robeknya selaput dara. Pandangan masyarakat pada umumnya yang berasumsi bahwa, selaput dara pecah maka keperawanan wanita menjadi hilang telah salah kaprah selama ini.


Masyarakat tidak menilai dari penyebab selaput dara bisa pecah, yang mereka pahami hanyalah jika selaput dara pecah, maka wanita tersebut adalah wanita yang sudah melakukan hubungan seksual diluar nikah. Dan akhirnya menganggap wanita tersebut adalah wanita yang sudah tidak perawan lagi. Padahal jika mereka ketahui,  beberapa kegiatan atau  perlakuan diatas tersebut juga dapat mengakibatkan selaput dara wanita mudah pecah atau robek. hal ini terjadi karena kondisi selaput dara dengan keadaan kulit yang tipis dan rapuh.


Bagi wanita, alangkah lebih baiknya untuk menjaga selaput dara yang dimilikinya agar tidak terjadi timpang siur terhadap apa yang telah menjadi anggapan masyarakat selama ini. Masyarakat beranggapan jika selaput dara wanita sudah robek maka wanita tersebut sudah tidak prawan lagi. Ada pula yang berpendapat jika saat malam pertama berlangsung, sedangka wanita tidak mengeluarkan darah di area Miss V, maka berarti wanita tersebut sudah tidak prawan lagi. Walaupun pecahnya selaput dara tanda tidak perawan lagi adalah sebuah mitos, tapi bagi masyarakat menganggapnya sebagai fakta, sehingga anggapan inilah yang sulit untuk di hilangkan dari masyarakat.


Nahh.. dari situ, mari kita jaga selaput dara mulai dari sekarag, agar tidak terjadi anggapan dari masyarakat yang tidak mengenakkan bagi kita.  

baca juga artikel lainnya >>

 

 



Bagikan:

Artikel Terbaru

Lhiformen

Membantu memelihara stamina

dan Tampil perkasa di ranjang

Semen Count - Menambah dan Meningkatkan Kesuburan Sperma Isi: 50 kapsul @ 500 mg
Dinkes: POM TR 083 301 521
No. Halal : MUI 01173000160905

Harga: Rp 260.000,-

Hubungi Kami

089668743663 / 085840993646

OR





* Required
OR

Alternatif

Jam Kerja

Senin - Sabtu
Pukul: 08.00 - 16.00 WIB

Diluar jam kerja hanya melayani sms, whatsapp, dan BBM